Bagaimana Menjadi Upline PPOB Yang Kompetitif

Bagaimana Menjadi Upline PPOB Yang Kompetitif

Bakoel Ppob, Bukopin Ppob, Cara Cek Tagihan Listrik, Cek Pembayaran Listrik, Cek Tagihan Pln Online, Cek Tagihan Rekening Listrik, Listrik Online, Login Bukopin, Loket Bukopin, Loket Online, Loket Ppob Bukopin, Payment Bukopin, Payment Point Online Bank, Payment Point Online Bukopin, Pembayaran Listrik, Pembayaran Rekening Listrik, Pln Online Cek Tagihan Listrik, Ppob Bukopin Login, Ppob Bukopin, Report Ppob Bukopin , Tagihan Listrik Bulanan, Tagihan Listrik Online, Tagihan Rekening Listrik

Di dalam usaha Pembayaran Online seorang Upline PPOB bisa mendapatkan keuntungan dari transaksi loket-loket PPOB downlinenya, walaupun tanpa melakukan transaksi PPOB sendiri. Dia mendapatkan bonus atau fee setiap loket downlinenya melakukan transaksi, bonus tersebut besarannya bebas antara Rp. 100 sampai Rp. 500.

Tetapi untuk menjadi upline yang kompetitif tidaklah mudah, karena jika upline terebut kurang kompetitif akan banyak loket downline nya yang akan pindah ke upline lain maupun PPOB lain. Beberapa kriteria standar yang harus dimiliki oleh upline PPOB yang kompetitif adalah :

  1. Memiliki Website PPOB Sendiri

Memiliki website tentang PPOB sendiri adalah hal yang perlu dilakukan, hal ini dimaksudkan untuk menarik loket-loket lain untuk mendaftar di keagenan dia. Website tersebut juga harus memiliki struktur SEO yang baik juga untuk bisa tampil di halaman satu search engine atau mesin pencari.

  1. Memiliki Pengetahuan PPOB

Poin ini adalah wajib dimiliki oleh setiap upline, apabila loket downlinenya ada masalah, upline bisa langsung memberikan solusi dengan cepat. Kasus yang sering terjadi adalah apabila loket downline ada masalah, dan upline tidak bisa memberi solusi, loket tersebut akan langsung komunikasi dengan pihak Collecting Agent PPOB nya. Apabila sudah di posisi ini, kebanyakan loet downline tersebut akan pindah langsung menjadi loket dari CA tersebut.

  1. Memiliki Kemampuan Marketing

Beberapa upline PPOB ada yang tidak memiliki poin satu dan dua di atas, tetapi kemampuan marketingnya di atas rata2. Dia lebih memilih konsep pemasaran door to door daripada online marketing dan membuat Website PPOB pribadi. Tidak da yang salah dengan metode ini tetapi apabila ditunjang poin satu dan dua diatas, pemasarannya akan lebih membuahkan hasil.

  1. Fokus

Fokus dan tekun adalah kunci utama, kebanyakan upline kurang fokus untuk memulai bisnis ppob, kadang-kadang mereka turun semangatnya apabila tidak ada yang mendaftar pada hari itu. Tidak perlu khawatir, pada saat pendaftaran sepi, upline bisa melihat lagi strategi marketingnya terutama di online marketingnya agar bisa lebih menarik pelanggan untuk mendaftar.

Demikian info tentang bagaimana menjadi upline POB yang kompetitif, semoga membantu.

Pengunjung Juga Mencari:

  • cara menjadi upline

Comments are closed